Friday, January 11, 2013

Pakan Segar Untuk Lobster Air Tawar

Keong mas pakan alami lobster air tawar
Keong mas pakan alami lobster air tawar
tirtalobster - Pakan segar adalah pakan yang berasal dari organisme perairan yang kemudian diolah sedemikian rupa sebelum diberikan kepada lobster air tawar dalam keadaan segar.

Beberapa organisme perairan yang banyak dijumpai dilingkungan sekitar kolam dan bisa digunakan sebagai sumber pakan segar untuk lobster air tawar adalah keong mas, ikan runcah dan cacing tanah.

Penggunaan pakan segar ini ditujukan untuk meningkatkan nafsu makan serta untuk meningkatkan kualitas daging dari lobster air tawar.

Bau menyengat yang dikeluarkan oleh pakan segar ini diharapkan dapat membuat lobster air tawar tertarik untuk mendatanginya dan kemudian mengkonsumsinya.Pakan segar dapat diberikan melalui beberapa cara, diantaranya :
  1. Sumber pakan segar ditangkap, untuk kemudian dipotong – potong hingga ukuran tertentu dan kemudian langsung diberikan kepada lobster air tawar.
  2. Sumber pakan segar disterilkan terlebih dahulu selama 3 hari dengan cara direndam ke dalam air hangat yang telah dicampur dengan garam ikan. Tindakan ini ditujukan untuk mencegah resiko penularan penyakit yang terkandung didalam tubuh sumber pakan segar.
Pakan segar biasa diberikan pada malam hari dengan dosis mencapai 75 % dari total dosis pakan harian. Sebelum menggunakan pakan segar sebagai pakan untuk lobster air tawar, ada baiknya faktor – faktor berikut ini diperhatikan, diantaranya :
  1. Jenis organisme air dan kemungkinan permasalahan yang dapat timbul, mengingat dalam kondisi tertentu, penggunaan pakan segar dapat memperburuk kondisi air kolam.
  2. Penggunaan pakan segar harus diimbangi dengan pengolahan air kolam sebagai wujud antisipasi atas kemungkinan terjadinya akumulasi pakan yang tidak termakan. Tindakan ini dilakukan agar kualitas air selalu sesuai dengan syarat hidup lobster air tawar.
Salah satu jenis organisme air yang biasa digunakan untuk sumber pakan segar adalah keong mas. Berikut ini adalah cara untuk mengolah keong mas yang akan dijadikan sebagai pakan segar

Peralatan :
  • 1 buah ember plastik berkapasitas sedang.
  • 1 buah anco bambu berukuran sedang.
  • 1 buah panci aluminium berkapasitas sedang.
  • 1 buah kompor.
  • 1 buah sendok bambu pengaduk.
  • 1 buah garpu.
  • 1 buah sikat gigi.
  • Selang air.
  • 1 buah talenan.
  • 1 buah pisau cincang.
  • 1 buah gayung plastik.

Bahan – bahan :
  • 1 kg keong mas segar.
  • 10 liter air bersih.
  • 350 gram garam ikan.

Cara pengolahan :
  1. Dengan menggunakan sikat gigi, bersihkan keong mas dari semua kotoran yang melekat dicangkang dan tubuhnya.
  2. Kumpulkan keong mas yang sudah bersih ke dalam sebuah wadah.
  3. Masukkan keong mas ke dalam ember, lalu taburi dengan 50 gram garam grosok. Aduk beberapa kali lalu diamkan selama 15 menit.
  4. Isi panci dengan air bersih sebanyak 10 liter, lalu masukkan garam grosok sebanyak 300 gram ke dalamnya dan rebus hingga mendidih.
  5. Masukkan keong mas ke dalam rebusan air garam, lalu diamkan selama 15 menit.
  6. Angkat dan tiriskan lalu angin – anginkan keong mas hingga aman untuk dipegang.
  7. Dengan menggunakan garpu, cungkilah daging keong mas tersebut dari cangkangnya.
  8. Potong semua sungutnya, keluarkan isi perutnya dan cuci hingga bersih.
  9. Cincang daging keong mas tersebut hingga menjadi kecil – kecil.
  10. Daging keong mas siap untuk diberikan kepada lobster air tawar. (tl/dt)

Kebiasaan Makan Lobster Air Tawar

pakan lobster air tawar
Pakan lobster air tawar
tirtalobster - Dilihat dari kebiasaan makanan (food habit), hewan dibagi dalam tiga golongan, yaitu ikan pemakan tumbuhan (herbivora), ikan pemakan hewan (carnivora) dan ikan pemakan segala (omnivora). Ikan mas termasuk herbivora atau ikan yang sepanjang hidupnya pemakan tumbuhan. Menurut Rita Suryani (2005) lobster air tawar tergolong karnivora, yaitu pemakan segala, baik tumbuhan maupun hewan.

Lobster air tawar dapat memakan bahan hewani, seperti cacing sutera, cacing air, cacing tanah dan zooplankton. Sementara bahan nabati yang sangat disukai adalah tanaman air, sperti lumut, akar salada air dan tanaman air lainnya. Menurut Wiyanto dan Hartono (2003) selain pakan alami segar, lobster juga menyukai pakan buatan, terutama pelet.

Sedangkan menurut Iskandar (2003), selain lumut dan cacing, lobster juga suka dengan biji-bijian, ubi-ubian dan bangkai binatang. Sebelum memangsa makanan, lobster mendeteksi makanan itu dengan antena pada kepala, kemudian jika makanan itu sudah sesuai dengan keinginan, mangsa akan ditangkap dengan capitnya yang kuat dan kokoh. Setelah itu, mangsa diserahkan pada kaki jalan pertama, yang berfungsi sebagai tangan, dan siap dikonsumsi.

Karena pelet khusus lobster jarang, maka pelet lain juga bisa diberikan, tapi kandungan protein pakan tersebut harus berkisar antara 30 – 40 persen. Menurut Iskandar (2003), jenis pelet komersil untuk lobster air tawar adalah pelet untuk windu dan udang galah. Dosis pakan yang diberikan sebanyak 3 persen/hari dari bobot tubuh.

Dilihat dari kebiasaan makan, ikan dibagi menjadi tiga golongan, yaitu floating feeder, midle feeder dan bottom feeder. Ikan nila termasuk floating feeder, karena terbiasa makan di permukaan. Tambakan termasuk midle feeder, karena terbiasa makan di tengah perairan.

Sedangkan lobster air tawar termasuk bottom feeder, yaitu pemakan dasar. Selain bottom feeder, lobster juga fasif dalam mencari makan, dan lebih banyak dilakukan pada malam hari, atau dikenal dengan sebutan nocturnal animal. Karena sifat itu, maka pemberian pakan untuk lobster harus lebih banyak untuk malam hari. (tl/dt)

Kunci Sukses Pemeliharaan Burayak - Bibit LAT

Indukan lobster air tawar bertelur
Indukan lobster air tawar bertelur
tirtalobster - Ketika burayak masih berumur kurang dari 2 minggu, segala macam bentuk penangkapan dengan tujuan apapun harus dihindari, mengingat kondisi mereka yang masih rentan terhadap cedera.

Pemberian pakan baru bisa diberikan 5 hari setelah mereka turun gendong mengingat mereka masih punya makanan cadangan berupa kandungan kuning telur dari indukannya.

Setelah usia burayak berusia 1 bulan, pemindahan dari kolam penetasan ke kolam pembesaran bibit dapat dilaksanakan. Beberapa faktor yang menjadi kunci suksesnya tahap pemeliharaan burayak agar dapat berkembang menjadi bibit (dengan ukuran tertentu adalah) :

A. Kepadatan Tebar
Kepadatan tebar selama masa pemeliharaan burayak – bibit ini adalah 100 ekor / m2. Jadi, jika kolam pembesaran bibit Anda berukuran luas 5 m2, berari kolam Anda mempunyai daya muat 500 ekor.

B. Jenis dan Jumlah Shelter
Pada tahap pembibitan ini, beberapa jenis shelter yang dapat digunakan adalah rangkaian pipa paralon listrik, ijuk, rangkaian tali rafia, paranet anggrek, bunga waring, keranjang bekas buah dan keranjang bawang. Jumlahnya harus memadai dan peletakannya harus diatur sedemikian rupa agar tidak berantakan dan mengganggu sirkulasi air dan udara.

C. Pakan
Pelet udang dengan kandungan protein sebesar 30 % dapat digunakan sebagai sumber pakan. Selain harganya yang murah, pelet udang juga mudah ditemukan. Dosis pakan per hari adalah sebesar 40 % dari total bio mass dan diberikan 3 – 5 kali dalam sehari. Pada saat masih burayak, daya jelajah lobster air tawar masih dalam lingkup yang kecil (terbatas). Oleh karenanya, pakan harus disebar secara merata agar semua burayak dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pakan.

D. Keseragaman Ukuran
Meskipun terhitung masih burayak, kadar kanibal dalam diri lobster air tawar sudah tinggi. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menekan tingginya angka kanibalisme adalah dengan cara rutin melakukan sorting. Pada tahap ini, laju pertumbuhan burayak terhitung sangat cepat. Dalam kurun waktu 1 bulan, beberapa ekor diantaranya sudah ada yang ukurannya 5 kali lebih besar dibandingkan yang lainnya. Nah, jika yang berukuran lebih besar ini tidak segera dipindahkan ke kolam / akuarium lain, maka kecenderungannya untuk memangsa lobster air tawar yang berukuran lebih kecil sangat tinggi. Oleh karena itu, keseragaman ukuran lobster air tawar dalam sebuah kolam / akuarium layak untuk diperhatikan.

E. Kualitas Air
Mempertahankan kualitas air sangat penting untuk dilakukan terutama ketika lobster air tawar masih berwujud burayak. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat kualitas air selalu terjaga adalah :
  1. Menghindari overfeeding (kelebihan pemberian pakan).
  2. Mengoptimalkan pengaerasian terhadap air.
  3. Melaksanakan partial water change seminggu sekali.
  4. Aplikasi tandon air.
  5. Menerapkan penggunaan filter (mekanis, kimia, biologi) air.
  6. Ketika burayak telah tumbuh berkembang menjadi bibit, sudah selayaknya pemanenan dilakukan dengan tujuan agar bibit dapat segera dipindahkan ke kolam pembesaran dengan tujuan akhir berupa lobster air tawar indukan maupun lobster air tawar konsumsi. (tl/dt)

Thursday, January 10, 2013

Pre-Order Lobster Air Tawar (Konsumsi)

lobster air tawar ready stock
Lobster Air Tawar Kami sekarang sedang Ready Stock mulai 3 bulan kedepan. Pre-Order sudah dapat dilakukan, silahkan menghubungi Kontak Kami.

(Dayadi - 0819 3315 7017)

Sunday, November 4, 2012

Promo Lobster Air Tawar (Konsumsi)*


Dapatkan DISKON 10% untuk setiap pembelian hanya dengan mendaftar sebagai member!

*) Promo berlaku untuk 50 pendaftar/member

Spesies Baru Lobster Raksasa Ditemukan

Spesies lobster Barbicambarus simmonsi
tirtalobster - Spesies baru lobster raksasa ditemukan di sebuah teluk kecil di Tennessee, Amerika Serikat. Hasil penemuan ini baru saja dipublikasikan di Proceedings of the Biological Society of Washington.

Ilmuwan dari University of Illinois di Urbana-Campaign dan Eastern Kentucky University yang terlibat penelitian itu mengatakan, ukuran lobster ini dua kali lebih besar dari lobster lain.

"Ini bukan spesies lobster dimana sembarang orang bisa mengambilnya dan mengatakan, oh ini berbeda dengan lobster lainnya," kata Chris Taylor, ahli biologi perairan dari University of illinois kemarin (20/1/11) pada media.

Taylor mengatakan, cukup sulit untuk mengetahui kebaruan spesies lobster ini. "Anda harus menyadari adanya sesuatu yang benar-benar berbeda. Kemudian anda akan mengetahuinya," tukas Taylor.

Spesies baru lobster raksasa ini bernama Barbicambarus simmonsi. Panjangnya kurang lebih 5 inchi, dilengkapi dengan antena yang memiliki struktur semacam bulu rambut yang disebut setae.

Spesies ini pertama ditemukan di bawah sebuah batu terbesar di perairan terdalam teluk kecil Tennessee. Temuan ini menjadi bukti bahwa spesies baru bisa ditemukan di wilayah dengan kepadatan populasi yang tinggi.

Diketahui, lebih dari separuh dari 600 spesies lobster yang ada di dunia terdapat di Amerika Utara. Peneliti mengatakan, hal itu bisa menjadi satu alasan untuk tak cuma memfokuskan eksplorasi di wilayah Amazon dan Asia Tenggara saja. (tl/dt)

Ditemukan Lobster "Raksasa", Berat 10 Kilogram

Lobster Terbesar dengan Berat 10 Kilogram (Foto: Hosted)
tirtalobster - Lobster berukuran besar tertangkap di perairan Cape Cod, Amerika Serikat. Berukuran 21 pon (sekira 10 kilogram), lobster itu kabarnya akan dipamerkan untuk publik dengan akuarium ukuran besar.

Dilansir Hosted, Rabu (25/7/2012), diselenggakan pengundian lobster di Capt'n Elmer's Fish Market di Orleans, yang kemudian membawa lobster itu berhak dimiliki oleh salah seorang peserta undian. Pada perhelatan undian itu, pemenang juga mendapatkan beberapa lobster berukuran kecil dan berkesempatan untuk melepas lobster raksasa tersebut ke alam bebas.

Akan tetapi, pemenang menginginkan lobster besar itu untuk didonasikan ke New England Aquarium di Boston, Amerika Serikat. Juru bicara Aquarium, Tony LaCasse mengatakan bahwa lobster yang ditangkap 14 Juli lalu itu tiba pada Senin dan akan dipamerkan setelah menjalani masa karantina rutin selama 30 hari.

Hewan itu akan dipamerkan, asalkan tidak memakan banyak tempat pada wadah akuarium atau membuat "sesak" ikan-ikan yang lain. Lobster besar dengan berat sekira 10 kilogram itu diketahui masih lebih ringan ketimbang Lobzilla, yakni lobster terbesar yang pernah hidup di akuarium pada 1980 dengan berat 35 pon atau sekira 15 kilogram.

Wikipedia menerangkan, lobster bercapit membentuk sebuah keluarga (Nephropidae, juga Homaridae) dari crustacean besar laut. Mereka penting sebagai hewan, bisnis, dan makanan.

Lobster kebanyakan datang dari pesisir timur laut Amerika Utara dengan Canadian Maritimes dan negara bagian Amerika Serikat Maine sebagai produsen terbesar. (tl/dt)

Lobster Raksasa Tertangkap Jaring Nelayan


Lobster raksasa
tirtalobster - Seekor lobster raksasa seberat 27 pon (12 Kilogram) tertangkap di lepas pantai Maine, Amerika Serikat (AS). Seorang nelayan pencari udang, Robert Malone, menangkap binatang crustacea raksasa tersebut di jaringnya pada Jumat (24/2). 

Malone kemudian tidak memasaknya, namun menyerahkanya ke Aquarium Negara di Boothbay Harbor. Direktur Aquarium, Aimee Hayden-Rodriques mengatakan, Malone menyerahkannya kepada Departemen Sumber Daya Kelautan untuk dilestarikan. 

Lobster raksasa ini memiliki panjang 40 inci atau 101 cm. Karena ukurangnya dan lokasi tertangkapnya di Rockland, Lobster ini dijuluki Rocky, Menurut Hayden-Rodriquez, nama itu juga disamakan seperti petinju, karena capitnya yang cukup besar.

Lobster ini termasuk salah satu tangkapan terbesar yang pernah dibawa ke akuarium. "Melebihi yang lobster biasanya hanya memiliki berat 1 hingga 2 kilogram," ujar Hayden-Rodriquez. Lobster terbesar yang pernah dicatat, dan berhasil ditangkap berada di Nova Scotia dengan berat lebih dari 40 pound (18 kilogram). 

Hayden-Rodriquez mengatakan Rocky akan segera dilepas kembali ke laut karena alam liar lebih baik bagi lobster tersebut bila dibandingkan hidup di aqurium. (tl/dt)

Ditemukan Lobster Langka dengan Tubuh Miliki 2 warna


Lobster dua warna
tirtalobster - Seorang nelayan di Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan seekor lobster unik. Lobster tersebut memiliki badan separuh hitam dan separuh oranye. Uniknya warna tersebut terbagi tepat di tengah dengan garis lurus. 

Saat ini, si lobster langka itu hidup di akuarium New England Aquarium di Boston dan tiba tepat saat Hallowen. Si nelayan, Dana Duhaime, sendiri menemukan lobster nyeleneh itu tersangkut di jaring ikannya pada minggu lalu. Kini lobster tersebut dinamai "Split" sesuai warna tubuhnya. 

Pihak New England Aquarium mengatakan keunikan seperti ini hanya terjadi 1:50 juta kemungkinan. Para peneliti percaya perbedaan warna tersebut terjadi saat lobster pertama kali dibuahi. Perbedaan warna seperti itu kadang juga menunjukkan karakteristik seksual antara jantan dan betina untuk jenis hermafrodit. 

Sebelumnya, lobster dua warna juga pernah ditangkap di Maine, Rhode Island, dan Nova Scotia selama sepuluh tahun terakhir. Namun lobster berjenis kelamin betina ini termasuk cukup unik karena pemisahan warnanya yang sempurna. Lobster ini juga menarik perhatian para netizen saat fotonya tersebar di dunia maya. (tl/dt)

Friday, November 2, 2012

Keunggulan Lobster Air Tawar (Konsumsi)


Lobster air tawar merupakan udang yang menyerupai lobster air laut dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Beberapa tahun terakhir ini peranan lobster air tawar semakin penting, terutama sebagai salah satu sumber devisa negara.

Pasar ekspor lobster air tawar yang dapat diandalkan saat ini adalah Australia, Jepang, Amerika, Malaysia dan Singapura. Kelebihan lobster air tawar jika dibandingkan dengan udang windu diantaranya :


  1. Lobster air tawar dikenal lebih tahan terhadap penyakit-penyakit udang-udangan yang ada seperti White Spot,
  2. Lobster air tawar memiliki pertumbuhan yang relatif cepat,
  3. Lobster air tawar mengandung lemak rendah (< 2%), selenium yang merupakan antioksidan untuk menghindari penyakit jantung dan koroner, mempunyai sumber yodium, zink, asam lemak omega 3, magnesium, kalsium dan fosfor,
  4. Lobster air tawar memiliki tekstur daging yang kenyal dan rasa gurihnya melebihi lobster air laut.

Selain keempat faktor tersebut, warnanya yang menarik dan teknik budidaya yang cukup sederhana, serta permodalan yang tidak terlalu besar, menjadikan komoditas ini menjanjikan peluang bisnis yang baik sehingga layak untuk dikembangkan.

Prospek yang cerah dari usaha lobster air tawar ini telah menarik masuknya perusahaan-perusahaan atau petani-petani ikan baru untuk ikut mendapatkan keuntungan dari usaha produksi maupun pemasarannya.

Pembesaran Lobster Air Tawar


Pembesaran
Pembesaran lobster air tawar dilakukan di kolam tanah. Caranya :

  1. Siapkan sebuah kolam ukuran 200 m2
  2. Perbaiki seluruh bagiannya
  3. Tebarkan 4 karung kotoran ayam atau puyuh
  4. Isi air setinggi 40 - 60 cm dan rendam selama 5 hari
  5. Masukan 6.000 ekor benih hasil seleksi dari pendederan III
  6. Beri pakan 3 persen setiap hari, 3 kg di awal pemeliharaan dan bertambah terus sesuai dengan berat ikan
  7. Alirkan air secara kontinyu
  8. Lakukan panen setelah 3 bulan.

Sebuah kolam dapat menghasilkan konsumsi beukuran 20 – 30 gram 80 – 100 kg.

Pemijahan Lobster Air Tawar 2


Pendederan I
Pendederan pertama dilakukan di kolam tanah. Caranya :

  1. Siapkan kolam ukuran 100 m2
  2. Keringkan 4 – 5 hari
  3. Perbaiki seluruh bagiannya
  4. Buatkan kemalirnya
  5. Ratakan tanah dasarnya
  6. Tebarkan 2 karung kotoran ayam atau puyuh
  7. Isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan)
  8. Tebar 5.000 ekor larva pada pagi hari
  9. Setelah 2 hari, beri 0,5 – 1 tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari
  10. Panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.

Pendederan II
Pendederan kedua juga dilakukan di kolam tanah. Caranya :

  1. Siapkan kolam ukuran 100 m2
  2. Keringkan 4 – 5 hari
  3. Perbaiki seluruh bagiannya
  4. Buatkan kemalirnya
  5. Ratakan tanah dasarnya
  6. Tebarkan 2 karung kotoran ayam atau puyuh
  7. Isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan)
  8. Tebar 3.000 ekor benih dari pendederan I (telah diseleksi)
  9. Beri 1 - 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari
  10. Panen benih dilakukan setelah berumur sebulan.

Pendederan III
Pendederan ketiga dilakukan di kolam tanah. Caranya :

  1. Siapkan kolam ukuran 100 m2
  2. Keringkan 4 – 5 hari
  3. Perbaiki seluruh bagiannya
  4. Buatkan kemalirnya
  5. Ratakan tanah dasarnya
  6. Tebarkan 2 karung kotoran ayam atau puyuh
  7. Isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan)
  8. Tebar 2.000 ekor hasil dari pendederan II (telah diseleksi)
  9. Beri 3 – 5 kg pelet kecil (khusus udang)
  10. Panen benih dilakukan sebulan kemudian.

Pemijahan Lobster Air Tawar 1


Pemijahan
Pemijahan dilakukan dalam bak fibre atau bak beton. Caranya :

  1. Siapkan bak fibre glass atau bak beton berukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m
  2. Keringkan selama 3 – 5 hari
  3. Isi air setinggi 30 – 35 cm
  4. Masukan pelindung berupa potongan pipa paralon berdiameter 4 inchi dengan panjang 15 - 20 cm
  5. Tebar induk sebanyak 10 – 15 ekor/m2 tebar 5 ekor induk betina
  6. Tebar 3 ekor induk jantan
  7. Beri 2 – 4 butit pelet udang setiap hari (jantan dan betina terpisah)
  8. Beri pakan setiap hari berupa pelet udang dengan diameter 1 mm dan panjang 3 mm sebanyak 2 – 4 butir/ ekor
  9. Pemeliharaan induk dilakukan selama 2 – 3 minggu dan setiap tiga hari air diganti ½ bagiannya.
Seleksi induk yang memijah
Seleksi induk yang sudah memijah dilakukan dengan melihat tanda-tanda tubuh. Caranya :
  1. Keringkan bak hingga ketinggian 6 cm
  2. Tangkap induk-induk betina yang sudah berisi telur berwarna kuning tua atau coklat
  3. Masukan ke dalam waskom besar yang diberi aerasi
  4. Lakukan seleksi ulang agar mendapatkan induk yang betul-betul matang gonad
  5. Masukan ke dalam waskom lain.
Catatan :
Jangan menangkan dengan sekup net, karena bisa menyebabkan induk kaget dan telurnya jatuh. Tangkap dengan kedua tangan, satu untuk memegang kepala satu lagi untuk memegang ekor.

Pengeraman telur dan penetasan
Pengeraman telur dilakukan di akuarium. Caranya :
  1. Siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm
  2. Keringkan selama 2 hari; isi air setinggi 30 cm
  3. Pasang dua buah titik aerasi dan hidupkan selama pengeraman
  4. Masukan 1 ekor induk yang sudah bertelur
  5. Beri 2 – 4 butir pelet udang setiap hari
  6. Ganti air ½ bagiannya setpa tiga hari sekali.
Perontokan telur
Perontokan telur dilakukan setelah masa pengeraman berlangsung selama 40 – 42 hari. Caranya :
  1. Surutkan air hingga 20 cm
  2. Tangkap induk dengan sekup net dan angkat ke atas akuarium
  3. Tangkap induk dengan tangan
  4. Celupkan induk ke dalam air akuarium itu berkali-kali hingga larva dalam tubuh habis
  5. Kembalikan induk ke tempat pemeliharaan
  6. Isi air akuarium tadi hingga mencapai ketinggian semula
  7. Biarkan selama seminggu.
Pemeliharaan larva
Pemeliharaan dilakukan dalam bak fibre atau bak beton. Caranya :
  1. Siapkan bak fibre glass atau bak beton berukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m
  2. Keringkan selama 3 – 5 hari
  3. Isi air setinggi 30 – 35 cm
  4. Masukan pelindung berupa potongan pipa paralon berdiameter 4 inchi dengan panjang 15 - 20 cm
  5. Tangkap larva dari akuarium perontokan
  6. Masukan ke dalam baskom
  7. Hitung jumlahnya
  8. Tebar 350 ekor larva/m2
  9. Beri 100 gram tepung pelet/1.000 ekoer larva
  10. Lakukan panen sebulan kemudian.

Seleksi Induk Lobster Air Tawar 2

Indukan lobster air tawar
Seleksi induk

Seleksi induk dilakukan dengan melihat tanda-tanda tubuh. Induk jantan yang matang kelamin dicirikan dengan genital pore berbentuk seperti selang kecil (petashma) yang terletak pada tangkai kaki jalan kelima, carapace (kepala) lebih besar dari abdomen (badan), warna lebih cerah dari induk yang belum matang atau induk betina.

Sedangkan induk betina dicirikan dengan genital pore (thelycum) seperti lubang antara kaki jalan kedua dan ketiga, carapace lebih kecil dari abdomen dan warna tubuh lebih kusam ari induk jantan atau sama dengan induk jantan yang belum matang. Pada umumnya ukuran tubuh dan capit jantan lebih besar dari betina.

Seleksi Induk Lobster Air Tawar 1

Kolam pemeliharaan induk lobster air tawar
Pemeliharaan induk

Pemeliharaan induk dilakukan dalam bak fibre atau bak beton. Caranya :
  1. Siapkan bak fibre glass atau bak beton berukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m
  2. Keringkan selama 3 – 5 hari
  3. Isi air setinggi 30 – 35 cm
  4. Masukan pelindung berupa potongan pipa paralon berdiameter 4 inchi dengan panjang 15 - 20 cm
  5. Tebar induk sebanyak 10 – 15 ekor/m2 (jantan dan betina terpisah)
  6. Beri pakan setiap hari berupa pelet udang dengan diameter 1 mm dan panjang 3 mm sebanyak 2 – 4 butir/ ekor
  7. Pemeliharaan induk dilakukan selama 2 – 3 minggu dan setiap tiga hari air diganti ½ bagiannya.

Wednesday, October 31, 2012

Procambarus Clarkii

Procambarus Clarkii
(Red swamp crawfish | red swamp crayfish | Louisiana crawfish | Louisiana crayfish | mudbug)

Procambarus calrkii berasal dari daerah Amerika Utara, di Louisiana Lobster ini mempunyai warna tubuh dominan merah. Oleh karena itu mereka sering disebut sebagai red swamp crayfish. Lobster dewasa berwarna merah gelap, sedangkan yang masih muda berwarna merah kekelabuan. Untuk ukuran dewasa bisa tumbuh hingga mencapai panjang 20cm.

Procambarus Clarkii
Red swap crayfish diketahui mempunyai toleransi lebar terhadap salinitas air, oleh karena itu mereka bisa dijumpai baik di air tawar maupun air payau. Binatang ini suka membuat lubang pada tepi sungai, rawa, dan tanggul saluran irigasi. Jenis crayfish ini di daerah asalnya dijadikan sebagai menu santapan Cajun dan merupakan basis aquacultur di daerah Louisina yang menguntungkan. Mereka juga telah diperkenalkan keluar daerah asalnya untuk dibudidayakan.

Red swamp crayfish bersifat sangat agresif, teritorial, dan rakus, sehingga mereka bisa menjadi ancaman bagi hewan lain yang memanfaatkan sumberdaya yang sama. Mereka bahkan mampu bersaing dengan jenis-jenis crayfish lokal. Sebuah penelitian di Spanyol menunjukkan bahwa mereka mampu mengubah komunitas tumbuhan pada suatu lahan basah disana. Oleh karena itu introduksi mereka ke daerah baru perlu diperhatikan dengan seksama. Ada sebuah peringatan bahkan pernah dikeluarkan agar Red swamp crayfish, jangan sampai masuk ke Australia, karena akan dapat menyaingi jenis crayfish asli yang ada di negara tersbut.

Cherax Destructor

Cherax Destructor
(Common yabby)

Cherax destructor merupakan jenis lobster air tawar yang paling dikenal diantara 100 jenis lobster ait tawar yang hidup di Australia. Mereka bisa dijumpai mulai dari daerah New South Wales hingga diseluruh dataran benua Australia. Sebaran yang luas menyebabkan mereka mampu beradaptasi mulai dari daerah dingin di danau-danau berair dingin pegunungan Snowy, hingga daerah beriklim panas. Cherax destructor boleh dikatakan merupakan makanan orang suku asli Australia (aborigin). Setidaknya hal tersebut telah dilakukan sejak 28.000 tahun lalu, berdasarkan temuan-temuan arkeologis setempat.

Pada umumnya C. destructor dijumpai di danau-danau, rawa rawa, billabong, bendungan, saluran irigasi, dan juga disungai-sungai. Mereka termasuk tahan banting. Pada musim kering mereka akan bertahan hidup dengan cara membuat lubang didalam tanah. Bahkan mreka mampu membuat lubang hingga kedalaman 5 meter. Pada saat musim penghujan mereka kemudian keluar untuk mencari makan, memijah dan bermigrasi.

Di habitat asalnya, C. destructor kadang-kadang disalahkan sebagai penyebabnya runtuhnya bendungan. Hal ini biasanya terjadi apabila dinding bendungan tersebut kurang dari 2 meter, dan sering terjadi perubahan permukaan air, seperti biasa terjadi di sawah. Meskipun demikian kejadian demikian jarang dijumpai pada dam-dam yang ketebalan dindingnya lebih dari 6 meter.

Cherax Quadricarinatus


Cherax Quadricarinatus
Cherax Quadricarinatus
(Australian red claw crayfish | Queensland red claw | redclaw | tropical blue crayfish | yabby | freshwater blueclaw crayfish)

Cirinya memiliki capit dengan ujung yang berwarna merah khususnya untuk yang jantan. Dari nama latinnya, quadricarinatus yang mempunyai arti empat buah lunas, quadric (empat), carinatus (carinae), bentukan menyerupai lunas. Lobster ini banyak dijadikan untuk makanan dan di tempat asalnya di Queensland Utara dijadikan makanan untuk penduduk disana.