Sunday, November 4, 2012

Lobster Raksasa Tertangkap Jaring Nelayan


Lobster raksasa
tirtalobster - Seekor lobster raksasa seberat 27 pon (12 Kilogram) tertangkap di lepas pantai Maine, Amerika Serikat (AS). Seorang nelayan pencari udang, Robert Malone, menangkap binatang crustacea raksasa tersebut di jaringnya pada Jumat (24/2). 

Malone kemudian tidak memasaknya, namun menyerahkanya ke Aquarium Negara di Boothbay Harbor. Direktur Aquarium, Aimee Hayden-Rodriques mengatakan, Malone menyerahkannya kepada Departemen Sumber Daya Kelautan untuk dilestarikan. 

Lobster raksasa ini memiliki panjang 40 inci atau 101 cm. Karena ukurangnya dan lokasi tertangkapnya di Rockland, Lobster ini dijuluki Rocky, Menurut Hayden-Rodriquez, nama itu juga disamakan seperti petinju, karena capitnya yang cukup besar.

Lobster ini termasuk salah satu tangkapan terbesar yang pernah dibawa ke akuarium. "Melebihi yang lobster biasanya hanya memiliki berat 1 hingga 2 kilogram," ujar Hayden-Rodriquez. Lobster terbesar yang pernah dicatat, dan berhasil ditangkap berada di Nova Scotia dengan berat lebih dari 40 pound (18 kilogram). 

Hayden-Rodriquez mengatakan Rocky akan segera dilepas kembali ke laut karena alam liar lebih baik bagi lobster tersebut bila dibandingkan hidup di aqurium. (tl/dt)

Ditemukan Lobster Langka dengan Tubuh Miliki 2 warna


Lobster dua warna
tirtalobster - Seorang nelayan di Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan seekor lobster unik. Lobster tersebut memiliki badan separuh hitam dan separuh oranye. Uniknya warna tersebut terbagi tepat di tengah dengan garis lurus. 

Saat ini, si lobster langka itu hidup di akuarium New England Aquarium di Boston dan tiba tepat saat Hallowen. Si nelayan, Dana Duhaime, sendiri menemukan lobster nyeleneh itu tersangkut di jaring ikannya pada minggu lalu. Kini lobster tersebut dinamai "Split" sesuai warna tubuhnya. 

Pihak New England Aquarium mengatakan keunikan seperti ini hanya terjadi 1:50 juta kemungkinan. Para peneliti percaya perbedaan warna tersebut terjadi saat lobster pertama kali dibuahi. Perbedaan warna seperti itu kadang juga menunjukkan karakteristik seksual antara jantan dan betina untuk jenis hermafrodit. 

Sebelumnya, lobster dua warna juga pernah ditangkap di Maine, Rhode Island, dan Nova Scotia selama sepuluh tahun terakhir. Namun lobster berjenis kelamin betina ini termasuk cukup unik karena pemisahan warnanya yang sempurna. Lobster ini juga menarik perhatian para netizen saat fotonya tersebar di dunia maya. (tl/dt)

Friday, November 2, 2012

Keunggulan Lobster Air Tawar (Konsumsi)


Lobster air tawar merupakan udang yang menyerupai lobster air laut dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Beberapa tahun terakhir ini peranan lobster air tawar semakin penting, terutama sebagai salah satu sumber devisa negara.

Pasar ekspor lobster air tawar yang dapat diandalkan saat ini adalah Australia, Jepang, Amerika, Malaysia dan Singapura. Kelebihan lobster air tawar jika dibandingkan dengan udang windu diantaranya :


  1. Lobster air tawar dikenal lebih tahan terhadap penyakit-penyakit udang-udangan yang ada seperti White Spot,
  2. Lobster air tawar memiliki pertumbuhan yang relatif cepat,
  3. Lobster air tawar mengandung lemak rendah (< 2%), selenium yang merupakan antioksidan untuk menghindari penyakit jantung dan koroner, mempunyai sumber yodium, zink, asam lemak omega 3, magnesium, kalsium dan fosfor,
  4. Lobster air tawar memiliki tekstur daging yang kenyal dan rasa gurihnya melebihi lobster air laut.

Selain keempat faktor tersebut, warnanya yang menarik dan teknik budidaya yang cukup sederhana, serta permodalan yang tidak terlalu besar, menjadikan komoditas ini menjanjikan peluang bisnis yang baik sehingga layak untuk dikembangkan.

Prospek yang cerah dari usaha lobster air tawar ini telah menarik masuknya perusahaan-perusahaan atau petani-petani ikan baru untuk ikut mendapatkan keuntungan dari usaha produksi maupun pemasarannya.

Pembesaran Lobster Air Tawar


Pembesaran
Pembesaran lobster air tawar dilakukan di kolam tanah. Caranya :

  1. Siapkan sebuah kolam ukuran 200 m2
  2. Perbaiki seluruh bagiannya
  3. Tebarkan 4 karung kotoran ayam atau puyuh
  4. Isi air setinggi 40 - 60 cm dan rendam selama 5 hari
  5. Masukan 6.000 ekor benih hasil seleksi dari pendederan III
  6. Beri pakan 3 persen setiap hari, 3 kg di awal pemeliharaan dan bertambah terus sesuai dengan berat ikan
  7. Alirkan air secara kontinyu
  8. Lakukan panen setelah 3 bulan.

Sebuah kolam dapat menghasilkan konsumsi beukuran 20 – 30 gram 80 – 100 kg.